Diunggah Pada Masa Tenang, Dirty Vote Dinilai Provokasi

- 12 Februari 2024, 18:05 WIB
Tangkapan Layar dari Channel Youtube Dirty Vote, yang menyajikan dan membongkar tabir gelap Pemilu 2024.
Tangkapan Layar dari Channel Youtube Dirty Vote, yang menyajikan dan membongkar tabir gelap Pemilu 2024. /Youtube Dirty Vote

Pemerintahan Jokowi diframe kan telah melakukan kecurangan dengan dibantu oleh para kabinetnya hingga pada perangkat Desa.

Agus menilai jika yang dipertontonkan ketiga pakar hukum ini baru berupa suuzon politik.

Dirty Vote kemudian menjadi ramai diperbincangkan banyak orang hingga menjadi bahan gorengan mereka yang tidak berada di kubu Jokowi.

“Isunya sesungguhnya tidak ada yang baru, akan tetapi itu adalah fakta kecurigaan, suuzon yang selama ini memang sudah sering disampaikan” tegas Agus.

Tak hanya itu, bansos juga menjadi materi yang diframing sebagai bahan kecurangan dalam film Dirty Vote.

Bahkan KPU dan Bawaslu dianggap tidak netral dalam Pemilu 2024.

“Semua scenario-skenario tersebut sejujurnya dilakukan semua rezim semua penguasa sebelum ini” kata Agus.

Karena setiap kepala negara dalam hal ini Presiden, bukan hanya di Indonesia tetapi juga di luar negeri ketika masih menjabat dan menggunakan keuangan negara, pasti akan dogoreng oleh oposisi dengan kecurangan.

Oposisi di semua negara bukan hanya di Indonesia pasti akan berpikiran bahwa yang memegang kekuasaan pasti melakukan kecurangan dalam kontestasi politik.

Menurut Agus narasi-narasi politik ini hanya untuk melawan kebijakan politik Jokowi.

Halaman:

Editor: Viko Karinda

Sumber: Youtube KBN Nusantara


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x