Dirty Vote Sehari Tayang Langsung Viral, Ini dia Profil ke Tiga Pemerannya

- 13 Februari 2024, 07:41 WIB
Dirty Vote Sehari Tayang Langsung Viral, Ini dia Profil ke Tiga Pemerannya
Dirty Vote Sehari Tayang Langsung Viral, Ini dia Profil ke Tiga Pemerannya /

Memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada 1999. Pada Juli 1998, bersama beberapa senior dan rekannya, ia mendirikan Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK). Bivitri kemudian melanjutkan pendidikannya dan meraih gelar Master of Laws di Universitas Warwick, Inggris, pada 2002, dengan predikat “with distinction”, dengan beasiswa The British Chevening Award. Kemudian ia melanjutkan studi ke jenjang doktoral di University of Washington School of Law, Amerika Serikat.

Bivitri dikenal aktif dalam kegiatan pembaruan hukum melalui perumusan konsep dan langkah-langkah konkrit pembaruan, serta dalam mempengaruhi langsung penentu kebijakan. Misalnya dalam Koalisi Konstitusi Baru (1999-2002), penulisan Cetak Biru Pembaruan Peradilan, Tenaga Ahli untuk Tim Pembaruan Kejaksaan (2005—2007), Tenaga Ahli untuk Dewan Perwakilan Daerah (2007—2009), dan advokasi berbagai undang-undang. Bivitri juga aktif dalam berbagai upaya pembaruan hukum melalui partisipasinya dalam penyusunan berbagai undang-undang dan kebijakan, serta bekerja sebagai konsultan untuk berbagai organisasi internasional.

Feri Amsari, S.H., M.H., LL.M

dilansir dari portal Jurnal Integritas : Jurnal Antikorupsi (jurnal.kpk.go.id)

Feri Amsari (2 Oktober 1980) Dikenal sebagai seorang aktivis hukum dan akademisi Indonesia. Dilansir dari portal Jurnal Integritas : Jurnal Antikorupsi (jurnal.kpk.go.id) Saat ini, ia merupakan pengajar di Fakultas Hukum Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat. Selain pengamat hukum tata negara, ia juga merupakan Direktur Pusat Studi Konstitusi (PUSaKO) Fakultas Hukum Universitas Andalas. Tidak hanya itu, ia juga aktif menulis dengan tulisan-tulisan subjek korupsi, hukum, politik, dan kenegaraan. Saat ini tulisan-tulisannya telah banyak dimuat diberbagai media cetak baik lokal maupun nasional dan pada jurnal-jurnal terkemuka terakreditas dan terindeks Scopus.

Feri Amsari juga memiliki karya tulisan berupa buku diantaranya:

1. Perubahan UUD 1945 melalui Putusan Mahkamah Konstitusi (Rajawali Press) (dalam proses terbit)

2. Hukum Acara Mahkamah Konstitusi (Sekjen dan Kepaniteraan Mahkamah Konstitusi RI) (2009)

3. Membangun Indonesia dari Daerah-Partisipasi Publik dan Politik Anggaran Daerah (Jica-CSIS, 2007) (Kontributor)

4. Pemilu Serentak (2014)

Halaman:

Editor: Budyanto Hamjah

Sumber: YouTube @dirtyvote Jurnal Antikorupsi Portal Komite Pengawas Perpajakan Kemenkeu


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x