Warga Winong Boyolali Keluhkan Limbah Kotoran Ayam yang Menyengat “Kandang Ayam Ini Sudah 20 Tahun Pak!”

- 5 Mei 2023, 08:28 WIB
Warga Winong Boyolali Keluhkan Limbah Kotoran Ayam yang Menyengat “Kandang Ayam Ini Sudah 20 Tahun Pak!”
Warga Winong Boyolali Keluhkan Limbah Kotoran Ayam yang Menyengat “Kandang Ayam Ini Sudah 20 Tahun Pak!” /Twitter @Hongshujisoo/

TERAS GORONTALO – Warga Desa Winong , Kecamatan Boyolali Kota, Jawa Tengah, mengeluhkan bau sangat tidak sedap yang ditimbulkan limbah peternakan ayam disekitar rumah warga.

Keluhan tersebut dimuat dalam sebuah video yang dibagikan oleh akun Tiktok @buka.aja_ yang merekam keberadaan lokasi limbah peternakan ayam, “Ada danau telek pitik (tahi ayam) lokasi di Winong tepat di tengah kota Boyolali”.

“Luas danau telek pitiknya 1 hektar bisa menghasilkan 1 juta megawa daripada baunya menyiksa warga Boyolali mending dimanfaatkan” ujarnya dalam video tersebut.

Baca Juga: Eiichiro Oda Konfirmasi Luffy Bisa Gunakan Teknik Kamusari Tanpa Pedang

Diketahui pemilik kandang ayam yang berkapasitas puluhan juta ayam tersebut merupakan seorang suami istri, Kyoto dan Maryati dan merupakan seorang pengusaha kaya di desa Winong.

Masalah ketidaknyamanan warga akan bau kotoran ayam bukan baru -baru saja, dari informasi warga sekitar, kandang peternakan ayam tersebut sudah berdiri 20 tahun.

Warga di sekitar kandang ayam di lingkungan tersebut sudah merasa sangat resah dengan bau kotoran ayam yang sangat menyengat selama 20 tahun lamanya.

Baca Juga: Spoiler One Piece 1083: Kondisi Law Diperlihatkan, Kurohige Sempat Terdesak, Bajak Laut Hati Selamat

Bau yang ditimbulkan dari kandang hewan ayam tersebut sangat mengganggu aktivitas sehari-hari warga, terutama ketika sedang makan atau istirahat di dalam rumah.

Bau tersebut sangat sulit untuk dihindari hingga terkadang tercium sampai ke dalam rumah warga dan membuat suasana menjadi tidak nyaman.

Selain itu, beberapa warga juga mengeluhkan keberadaan lalat dan serangga yang sering muncul di sekitar kandang ayam.

Baca Juga: Menjadi Tandingan dan 'Mimpi Buruk' bagi Nika, Eiichiro Oda Ungkap Buah Iblis Terkuat di Semesta One Piece

Warga sekitar kandang ayam sebenarnya sudah mengajukan keluhan ke pihak yang bersangkutan, namun keluhan mereka belum mendapatkan tindakan yang memadai.

“Sempat berusaha komunikasi dengan pemilik kandang tapi tidak direspon karena setiap hari warga dibuat stress dengan bau tahi ayam,” ujarnya dalam video tersebut.

Polisi sempat mendatangi warga yang mencoba mengarahkan mercon ke arah kandang ayam lantaran warga sudah habis kesabaran.

“Pak kandang ini sudah 20 tahun pak, masalah ini sudah berulang kali pak, satu diatasi timbul lagi diatasi timbul lagi karena kami pun dari dulu sudah bicara baik baik dan memang dari awal kita mau seperti itu,” keluh seorang bapak dalam video tersebut.

Aparat pun mencoba membantu mengatasi masalah ini setelah para RT dan RW setempat menyetujui untuk mengadakan mediasi dengan pemilik kandang ayam.

Beberapa warga pun turun dan melakukan aksi kecil-kecilan sebagai unjuk rasa untuk menuntut agar pemilik kandang ayam segera memperbaiki situasi yang sudah lama sangat meresahkan warga.

Pemilik kandang ayam pun mendatangi kantor kelurahan untuk mediasi dengan warga namun terlihat keduanya membawa sejumlah pasukan preman bayaran.

Video berdurasi 2 menit yang telah dibagikan oleh akun Twitter @Hongshujisoo tersebut mengundang banyak komentar dan dukungan netizen.

“Memang sangat menggangu kenyamanan masyarakat,apalagi setelah panen, masyarakat sekitar kadang hanya mendapatkan Imbas dng banyaknya lalat,” komen @pedd***

“Daripada bawa preman, mendingan pemiliknya bawa teknologi smart kandang ayam sehat, bioremediasi dan pengomposon, bisa menghasilkan tambahan income dan produk bermanfaat,” Tulis @saudrah***

“Lah kocak, bayar preman sebanyak itu bisa tapi bikin tempat penampungan tai ayamnya supaya ga ganggu kok ga mampu. Dzolim ini mah namanya. Ga berkah punya usaha tapi tetangga sekitar kena dampak negatifnya,” tulis @moonl***

“Miris lahan seluas itu cuman buat buang kotoran ayam ? mending lahannya buat ternak cacing yg dimana kotoran ayam buat makanan cacingnya selain itu lahan cacing bisa ditanami singkong dan jagung yg biasa disebut integrated farming,” komen @Aries***

 

Editor: Viko Karinda


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah