Penikmat Vape Harus Perhatikan Hal Ini, Ternyata Berdampak Pada Kesehatan Jantung Seseorang

- 13 April 2024, 21:39 WIB
Ilustrasi - Vape meningkatkan risiko gagal jantung.
Ilustrasi - Vape meningkatkan risiko gagal jantung. /pixabay.com/

TERAS GORONTALO -- Sebuah studi terbaru semakin memperkuat bukti bahwa vape bukan alternatif pengganti rokok.

Penelitian ini bahkan mengungkap penggunaan vape atau rokok elektrik bisa meningkatkan risiko gagal jantung.

"Semakin banyak studi yang menemukan hubungan antara rokok elektrik dengan efek berbahaya," ujar Ketua Tim Peneliti dari MedStar Health, Dr Yakubu Bene-Alhasan seperti dilansir Teras Gorontalo dari PMJ News, Sabtu 13 April 2024.

"Serta menunjukkan bahwa (rokok elektrik) mungkin tidak seaman yang kita kira sebelumnya," sambungnya.

Studi ini melibatkan sekitar 175 ribu orang dewasa di Amerika Serikat. Studi yang berlangsung selama empat tahun ini menemukan bahwa orang yang menggunakan rokok elektrik atau vape memiliki risiko 19 persen lebih tinggi untuk terkena gagal jantung.

Temuan yang telah dipresentasikan dalam konferensi ilmiah tahunan American College of Cardiology ini dinilai cukup mengkhawatirkan. Alasannya, saat ini ada banyak generasi muda yang menjadi pengguna vape.

Bahkan, studi menemukan bahwa satu dari lima anak pernah mencobanya meski vape dilarang untuk anak berusia di bawah 18 tahun.

"Ada baiknya mempertimbangkan konsekuensi (dari rokok elektrik) terhadap kesehatan Anda, terutama terkait dengan kesehatan jantung," ucapnya.

Menurut studi, penggunaan vape secara signifikan dapat meningkatkan risiko gagal jantung berjenis gagal jantung dengan fraksi ejeksi terjaga atau HFpEF. HFpEF adalah kondisi ketika otot jantung menjadi kaku dan tidak bisa terisi dengan darah secara optimal di sela-sela kontraksi.

Halaman:

Editor: Budyanto Hamjah

Sumber: PMJ News


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah