Transaksi Judi Online Selama 3 Bulan Capai Rp100 Triliun, Begini Penjelasan Hadi Tjahjanto

- 23 April 2024, 20:57 WIB
Menko Polhukam Hadi Tjahjanto dalam penyampaiannya pada konfrensi pers (Tangkap Layar Ig@hadi.tjahjanto)
Menko Polhukam Hadi Tjahjanto dalam penyampaiannya pada konfrensi pers (Tangkap Layar [email protected]) /

TERAS GORONTALO -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Hadi Tjahjanto menyebut transaksi judi online di Indonesia meningkat.

Pada tiga bulan pertama 2024, perputaran uang bahkan mencapai Rp100 triliun.

Pernyataan tersebut disampaikan Hadi dalam konferensi pers seusai rapat dengan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) di kantor Kemenko Polhukam, seperti dilansir Teras Gorontalo dari PMJ News.

"PPATK mencatat sejak 2017 sampai 2024, itu terjadi peningkatan judi online secara signifikan," ungkap Hadi Tjahjanto.

"Berdasarkan data yang ada di PPATK, tahun 2023 itu sebanyak 3,2 juta warga negara bermain judi online, 80 persennya memang bermain di bawah nilai Rp100 ribu," sambung Hadi Tjahjanto.

Menurut Hadi Tjahjanto, perputaran uang judi online selama 2023 berada di angka Rp327 triliun.

Sementara pada tiga bulan awal 2024, transaksi terkait judi online telah mencapai angka Rp100 triliun.

"Dan dicatat bahwa perputaran yang di tahun 2023 itu mencapai Rp327 triliun, agregat, keluar masuk, keluar masuk, itu tercatat Rp 327 triliun, itu berasal dari 168 transaksi. Dan triwulan pertama 2024 ini, tercatat Rp100 triliun, luar biasa, ini juga agregat ya," ujar Hadi Tjahjanto.

Hadi Tjahjanto menjelaskan, Kemenkominfo telah turun tangan menangani 805.923 konten terkait judi online di seluruh platform. Dia menyebut situs judi online di Indonesia berkaitan dengan server di luar negeri.

Halaman:

Editor: Budyanto Hamjah

Sumber: PMJ News


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah